Peningkatan Volume Belanja Pengadaan Digital
Belanja barang dan jasa digital pemerintah melalui platform E-Katalog versi terbaru (V6) mencatatkan lonjakan transaksi yang signifikan pada tanggal 9 Juni 2026. Tercatat sebanyak 9.092 transaksi transaksi sukses dengan total nilai pelaksanaan transaksi mencapai Rp 996,16 miliar. Nilai rata-rata transaksi per paket tercatat sebesar Rp 109,56 juta.
Kementerian Pertanian Tampil Dominan
Dari total belanja transaksi tersebut, Kementerian Pertanian mencatatkan diri sebagai pembeli paling dominan dengan nilai transaksi mencapai Rp 172,06 miliar dari 47 paket transaksi. Pengadaan Kementan berfokus pada paket digital komoditas benih unggul dan alat mekanisasi pertanian.
Posisi kedua diduduki oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai transaksi sebesar Rp 72,94 miliar dari 15 paket transaksi, diikuti oleh Kementerian Kesehatan di tempat ketiga dengan nilai transaksi sebesar Rp 49,61 miliar dari 164 paket transaksi belanja.
Top 10 Instansi Belanja E-Katalog
Nilai Transaksi Belanja E-Katalog (9 Juni 2026)
Top 3 Penyedia dengan Nilai Transaksi Terbesar
Dari sisi pelaku usaha penyedia barang/jasa, transaksi terpusat pada beberapa perusahaan besar:
- PT Syarif Maju Karya memimpin di posisi pertama dengan nilai transaksi pelaksanaan tunggal sebesar Rp 60,35 miliar.
- Suburo Jayana Indah Cor menyusul di peringkat kedua dengan transaksi tunggal senilai Rp 49,98 miliar.
- PT Setia Mulia Abadi melengkapi posisi tiga teratas dengan transaksi tunggal senilai Rp 32,80 miiliar.
Top 10 Penyedia E-Katalog
Penyedia dengan Nilai Transaksi Terbesar (9 Juni 2026)
Pastikan produk dan jasa Anda terdaftar secara lengkap di E-Katalog LKPP dan pantau pergerakan transaksi kompetitor secara taktis di TenderID.