Investigasi TenderID terhadap anomali pengadaan di Badan Gizi Nasional memasuki babak baru. Setelah sebelumnya kami mengungkap lonjakan realisasi hingga 695%, temuan terbaru menunjukkan adanya upaya penghapusan jejak digital dan penggunaan kode RUP "Payung" untuk menutupi nilai proyek fantastis yang tidak masuk akal secara prosedur.
⚠️ CATATAN REDAKSI
Per artikel ini dimuat, paket pekerjaan yang kami bahas di bawah ini telah DIHAPUS dari portal LPSE LKPP. Namun, sistem TenderID telah mengamankan riwayat (history) paket tersebut sebagai bukti validasi data.
Modus Kode RUP "Payung" (Generic Name)
Dalam sistem pengadaan, setiap paket pekerjaan harus merujuk pada kode RUP (Rencana Umum Pengadaan) yang spesifik. Namun, dalam paket Pengadaan Laptop dan TV LED Badan Gizi Nasional (Kode Paket: 10845960000), sistem mencatat penggunaan Kode RUP 64265081.
Berikut adalah rincian ketidaksinkronannya:
- Data Perencanaan (SIRUP): Kode RUP 64265081 terdaftar dengan nama "Belanja Barang Non Operasional Lainnya" dengan pagu hanya Rp 22,8 Miliar.
- Data Realisasi (E-Katalog/PL): Kode RUP yang sama digunakan untuk dua proyek raksasa sekaligus:
- Pengadaan Laptop & TV LED: Nilai Pagu Rp 153,9 Miliar (HPS Rp 76,8 Miliar).
- Pengadaan Genset (317 Unit): Nilai Pagu Rp 114,8 Miliar (HPS Rp 99,9 Miliar).
Total percobaan realisasi pada satu kode RUP yang hanya bernilai Rp 22M mencapai lebih dari Rp 268 Miliar. Ini adalah indikasi kuat adanya manipulasi sistem untuk meloloskan anggaran tanpa perencanaan yang transparan.
Bukti digital paket pekerjaan Rp 76,8 Miliar yang sempat tayang di LPSE LKPP sebelum dihapus.
Jadwal Pengadaan Kilat (Hanya 6 Jam)
Kejanggalan paling mencolok ditemukan pada linimasa atau jadwal pengadaan paket Rp 76,8 Miliar ini. Secara normal, proses Pengadaan Langsung (PL) untuk nilai sebesar ini memerlukan waktu evaluasi dan negosiasi yang memadai. Namun, data TenderID mencatat proses kilat pada 29 April 2026:
| Tahapan | Waktu Mulai | Waktu Selesai | Durasi |
|---|---|---|---|
| Upload Dokumen Penawaran | 03:19 | 03:50 | 31 Menit |
| Pembukaan Dokumen | 03:51 | 03:52 | 1 Menit |
| Evaluasi & Negosiasi | 03:53 | 03:55 | 2 Menit |
| Penandatanganan Kontrak | 04:00 | Selesai | - |
Bagaimana mungkin negosiasi proyek senilai Rp 76 Miliar dilakukan hanya dalam waktu 1 menit? Proses ini mengindikasikan adanya kejanggalan dalam penentuan pemenang yang sangat terburu-buru.
📢 PERINGATAN UNTUK PENGUSAHA & MEDIATOR
Kami menghimbau kepada seluruh rekan pengusaha, kontraktor, maupun mediator (broker) proyek untuk tetap WASPADA. Fenomena pengadaan dengan nilai fantastis yang muncul dan hilang secara tiba-tiba di sistem merupakan tanda bahaya (Red Flag).
- Jangan mudah tergiur dengan SPK atau dokumen pengadaan yang ditawarkan pihak ketiga jika data realisasinya di sistem menunjukkan anomali pagu.
- Validasi Mandiri: Selalu cek kode RUP dan status paket di TenderID sebelum menerima tawaran apa pun.
- Risiko Hukum: Proyek yang tidak memiliki dasar perencanaan yang kuat berisiko tinggi terhadap masalah pembayaran atau hukum di masa depan.
TenderID akan terus memantau pergerakan data ini untuk memastikan transparansi pengadaan nasional yang lebih sehat.