Peningkatan Volume Belanja Pengadaan Digital
Belanja barang dan jasa digital pemerintah melalui platform E-Katalog versi terbaru (V6) mencatatkan transaksi yang sangat impresif pada tanggal 10 Juni 2026. Tercatat sebanyak 8.715 transaksi sukses dengan total nilai pelaksanaan transaksi mencapai Rp 727,72-miliar. Nilai rata-rata transaksi per paket tercatat sebesar Rp 83,50 juta.
Kementerian Pekerjaan Umum Tampil Dominan
Dari total belanja transaksi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum mencatatkan diri sebagai pembeli paling dominan dengan nilai transaksi mencapai Rp 76,76 miliar dari 20 paket transaksi. Hal ini menunjukkan masifnya digitalisasi paket pekerjaan fisik lewat e-purchasing.
Posisi kedua diduduki oleh Kementerian Kesehatan dengan nilai transaksi sebesar Rp 36,29 miliar dari 137 paket transaksi, diikuti oleh Kota Surabaya di tempat ketiga dengan nilai transaksi sebesar Rp 33,93-miliar.
Top 10 Instansi Belanja E-Katalog
Nilai Transaksi Belanja E-Katalog (10 Juni 2026)
Top Penyedia dengan Nilai Transaksi Terbesar
Dari sisi pelaku usaha penyedia barang/jasa, transaksi terpusat pada beberapa perusahaan besar:
- SINABUNG memimpin di posisi pertama dengan nilai transaksi pelaksanaan tunggal sebesar Rp 43,89 miliar.
- Amanera Bersama Abadi menyusul di peringkat kedua dengan transaksi tunggal senilai Rp 25,65-miliar.
- PT. Gratia Jaya Mulya melengkapi posisi tiga teratas dengan transaksi tunggal senilai Rp 23,21-miliar.
Top 10 Penyedia E-Katalog
Penyedia dengan Nilai Transaksi Terbesar (10 Juni 2026)
Pastikan produk dan jasa Anda terdaftar secara lengkap di E-Katalog LKPP dan pantau pergerakan transaksi kompetitor secara taktis di TenderID.