Transformasi pengadaan digital telah terjadi, dan e-Katalog adalah rajanya hari ini.
Tidak bisa dipungkiri lagi, pergeseran tren belanja pemerintah semakin condong ke arah e-purchasing. Berdasarkan tarikan data 8 Mei 2026, sistem E-Katalog mencatatkan realisasi nilai kontrak yang sungguh fantastis. Berbeda dengan SIRUP atau Tender yang masih berupa potensi, data E-Katalog ini adalah omzet riil yang sudah sah menjadi kontrak.
Siapa yang Menguasai Pasar E-Katalog?
Banyak perusahaan yang dulunya merajai tender konvensional kini mulai tergeser oleh vendor-vendor lincah yang mengoptimasi etalase produk mereka di e-Katalog nasional maupun lokal.
Top 5 Instansi dengan Pembelanjaan E-Katalog Terbesar
- Kementerian Pekerjaan Umum Rp 255,03 Miliar
- Provinsi DKI Jakarta Rp 62,45 Miliar
- Kementerian Pertanian Rp 38,49 Miliar
- Kota Surabaya Rp 29,61 Miliar
- Kementerian Pertahanan Rp 27,53 Miliar
Top 5 Perusahaan Bintang di E-Katalog
- JAYA ETIKA TEKNIK Rp 171,37 Miliar
- PT. DIATASA JAYA MANDIRI Rp 20,99 Miliar
- PT. PRIMA PERFORMA INFRASTRUKTUR Rp 18,44 Miliar
- PT. BANGUN CIPTA ARTHA Rp 18,24 Miliar
- KILAT JAYA ABADI Rp 15,97 Miliar
Tingkatkan Penjualan E-Katalog Anda
Jika perusahaan Anda tidak masuk dalam radar e-Katalog, Anda membuang potensi pendapatan bisnis yang sangat besar. Namun, sekadar menayangkan produk saja tidak cukup. Anda butuh intelijen pasar untuk mengetahui siapa yang sering membeli produk Anda dan di daerah mana.
Dominasi Pasar E-Katalog Bersama TenderID
Sebagai pengguna TenderID Premium, Anda tidak hanya memantau satu pintu lelang saja. Anda akan mendapatkan wawasan luas seputar riwayat transaksi di E-Katalog yang akan membantu Anda menyusun harga yang lebih bersaing dan menargetkan instansi yang tepat.
Dapatkan Data Lengkapnya